Tampilkan postingan dengan label Yamaha YZR-M1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yamaha YZR-M1. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Juni 2011

Inilah 3 Orang Paling Berpengaruh Terhadap Pengembangan Yamaha YZR-M1


Yamaha YZR-M1 merupakan motor prototype buatan Yamaha yang diturunkan dibalap MotoGP, baik itu class 1000cc maupun 800cc. Dalam perkembangannya pihak Yamaha telah melakukan berbagai pengembangan untuk motor prototype YZR-M1 tersebut dan yang paling mencolok adalah pengembangan pada chassis yang sangat flexsibel. Dahulu Yamaha YZR-M1 tidaklah sebagus sekarang, tepatnya tahun 2002-2003 prototipe YZR-M1 sangat buruk. Namun, semuanya berubah ketika Valentino Rossi dan Jeremy Burgess beserta Crew mekaniknya pindah dari Tim Honda ke Yamaha pada tahun 2004. Kemudian mereka berdua bekerja sama dengan Masao Furusawa untuk mengembangkan Yamaha YZR-M1. Inilah awal dari semua cerita pengembangan Yamaha YZR-M1, yang notabena adalah hasil pengembangan Rossi dan Burgess sampai tahun 2010. Mereka adalah 3 orang genius yang paling berpengaruh terhadap pengembangan Yamaha YZR-M1.






Yamaha YZR-M1 memang merupakan satu-satunya motor yang stabil dan flexsibel sejak tahun 2004 sampai 2010, ketika Rossi dan Burgess masih di Yamaha dan ketika Honda RC212V belum berkembang pesat seperti sekarang ini .  Namun, setiap pengembangan pada Yamaha YZR-M1 tidak pernah lepas dari tangan  3 orang berikut:



 1. Jeremy Burgess



      Tidak  dapat dipungkiri bahwa Jeremy Burgesslah otak dari segala pengembangan Yamaha YZR-M1. Burgess mampu merealisasikan segala masukan dari Valentino Rossi hingga mampu merubah motor YZR-M1 menjadi lebih baik. Kabarnya dahulu Burgess dan Rossi telah mentransfer sebagian technology Honda ke Yamaha. Memang kenyataan tersebut tidak dapat dipungkiri, pasalnya Burgess sendiri di Honda juga sudah lama sejak Era GP500cc dengan pembalapnya Alex Crivile dan juga Mick Doohan. Jadi sudah dapat dipastikan Burgess sudah paham betul technology Honda saat itu hingga Burgess mampu mengaplikasikan sebagian technology mesin Honda ke Yamaha.



  2. Valentino Rossi (The Doctor)




Inilah sang pembalap legendaris dan berotak genius. Rossi mampu menjadi seorang pembalap dan sekaligus seorang mekanik. Rossi paham betul bagaimana kinerja mesin dan motor bekerja dengan baik. Sehingga dia mampu memberikan masukan demi masukan ke chief Mekaniknya Jeremy Burgess dan juga ke Enginer YZR-M1 Masao Furusawa. Rossi juga telah melakukan perubahan terhadap YZR-M1, dimana sebelumnya YZR-M1 menggunakan mesin 5 Cyylinder dan kemudian Rossi menyarankan pihak Yamaha jika YZR-M1 menggunakan 4 Cylinder saja agar power nya lebih stabil.   

Masih ingat ketika Rossi pertama kali pindah ke Ducati dan mengatakan bahwa Ducati masih perlu melakukan perbaikan terhadap 150 sektor dimotor Ducati Desmosedici GP11. Begitu juga dengan Yamaha YZR-M1, rossi telah membuat motor  tersebut menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dialah satu-satunya pembalap yang mengembangkan Yamaha YZR-M1 hingga menjadi seperti sekarang ini.


      3.   Masao Furusawa


Masao Furusawa-Dialah satu-satunya Enginer Yamaha Jepang yang berhasil mengembangkan proyek motor Yamaha YZR-M1 hingga sekarang.  Furusawa memulai proyeknya terhadap YZR-M1 sejak tahun 2003, dimana saat itu merupakan saat-saat yang sulit bagi Yamaha hingga datanglah Valentino Rossi dan Jeremy Burgess ke Yamaha pada akhir tahun 2003. Mungkin alasan lain mengapa Rossi pindah ke Ducati adalah karena akan pensiunnya Masao Furusawa dari Yamaha. Rossi pernah menyatakan ketakutannya jika Dia di Yamaha tanpa Furusawa apa jadinya. Masao Furusawa mampu merealisasikan masukan-masukan dari Rossi dan Burgess untuk melakukan pengembangan terhadap YZR-M1.

Furusawa juga sukses mengembangkan mesin Pneumatic Valve pada Yamaha YZR-M1 dan di uji coba oleh Colin Edward di sirkuit Brno tahun 2008 silam. Dulu, sebelum Masao Furusawa ada di Yamaha, terlebih dahulu ada Enginer Ichiro Yoda di Yamaha dan mengembangkan YZR-M1. Namun, Ichiro Yoda gagal mengembangka Yamaha YZR-M1 dan akhirnya Yoda pindah ke Kawasaki lalu mengembangkan Kawasaki ZX-RR.

Itulah 3 orang yang paling jenius dan berpengaruh terhadap pengembangan Yamaha YZR-M1. Lalu bagaimana dengan Jorge Lorenzo? Kita tunggu saja pengembangan-pengembangan Lorenzo terhadap Yamaha YZR-M1 kedepannya apakah berhasil seperti Valentino Rossi atau malah gagal dan membuat Yamaha menjadi terpuruk lagi seperti sebelum tahun 2004 silam (Sebelum Rossi datang ke Yamaha).

Jumat, 20 Mei 2011

Foto-Foto Eksklusif 50 Tahun Yamaha Racing Factory

Tahun ini merupakan tahun khusus untuk Tim Yamaha di MotoGP. Tahun ini pabrikan asal Jepang tersebut merayakan Ulang Tahunnya yang ke 50 tahun di ajang balap MotoGP. Maka untuk memeriahkan Ulang Tahun Yamaha yang ke-50 Tahun tersebut secara khusus Pabrikan Yamaha membuat corak dan warna motor YZR-M1 menjadi merah putih di sirkuit Assen dan Laguna Seca musim ini. Pabrikan Yamaha mengkhususkan corak baru merah putih tersebut kepada Tim pabrikan Yamaha yang di isi oleh pembalap Jorge Lorenzo dan Ben Spies. Maka tak ketinggalan Lorenzo dan Spies harus menggunakan Seragam baru untuk merayakan Ulang Tahun Yamaha di MotoGP yang ke-50 Tahun khusus di sirkuit Assen dan Laguna Seca.




Berikut Foto-foto Eksklusif  Team Yamaha Racing Factory:















Sumber Foto: Di ambil dari motogp.com

Jumat, 08 April 2011

MotoGP 2011: Honda Semakin Cepat, Yamaha Tak Mau Ketinggalan

MotoGP 2011 telah melewati seri keduanya yang digelar disirkuit jerez Spanyol. Berbagai kejadian menarik telah terjadi mulai seri awal yang digelar Qatar sampai diJerez kemarin. Honda menjadi satu-satunya tontonan menarik bagi orang-orang, yakni Honda melakukan kepungan terhadap pembalap-pembalap Yamaha. 3 Pembalap dalam satu Team diHonda yakni tepatnya diRepsol Honda Team. Sedangkan Yamaha hanya punya dua pembalap diFactory Team yakni Jorge Lorenzo dan Ben Spies. Menarik, walaupun Honda mengepung Jorge Lorenzo, namun penampilan pembalap Yamaha tersebut tetap patut diacungi jempol. Karena hanya Lorenzo satu-satunya pembalap Yamaha hanya berada sendirian didepan saat balapn berlangsung diQatar. Mental Lorenzo cukup kuat dan patut diacungi jempol. Honda semakin cepat namun tidak dapat dipungkiri bahwa Yamaha tetap stabil mengikuti, bahkan bisa menjadi ancaman untuk Honda.




Dengan piranti baru pada Honda RC212V 2011 yakni berupa transmisi dan chasiss baru semakin membuat Honda berbahaya serta mengancam para rival-rivalnya.  MotoGP tahun ini merupakan seri penutup dari gelaran GP800cc dan pada tahun depan akan digantikan GP1000cc. Sepertinya Honda sudah geram, karena sejak GP800cc digelar pada tahun 2007 Honda belum pernah sekalipun menancapkan pembalap-pembalapnya menjadi juara dunia sampai sekarang di Era 800cc.  Hal tersebutlah yang mungkin membuat Honda menerjunkan 3 pembalap top dalam satu Team Repsol Honda. Namun, hanya satu pembalap diRepsol Honda yang banyak orang tidak telalu yakin kepadan skillnya sekarang  yakni Andrea Dovozioso. Malah menurut banyak orang, skill balap Marco Simoncelli lebih baik dari pada skill balap Andrea Dovizioso.


Team Yamaha pada tahun 2011 sekarang ini tidak memakai sponsor diTeamnya karena setiap negosiasi dengan pihak sponsor, Yamaha selalu gagal mendapatkannya.  Namun, hebatnya semua hal tersebut tak menyulutkan nyali Yamaha untuk tetap ikut pada gelaran Balap MotoGP 2011. Bahkan, Jorge orenzo mampu menduduki podium dua saat diQatar dan Podium satu saat diJerez Spanyol.


Semua hal tersebut patut diacungi jempol, terutama terhadap para pembalap Yamaha yang bermental bagus, seperti Jorge Lrenzo dan Ben Spies. Namun, rival-rivalnya Lorenzo pun juga masih dalam keadaannya cidera sehingga masih ada kesempatan untuk Lorenzo tampil lebih maksimal. Mungkin jika rival-rivalnya telah sembuh total, maka dapat dipastikan pertarungan tersebut akan lebih seru sekali.  Yamaha YZR-M1 memang stabil dan sangat sempurna ketika keluar masuk tikungan. Namun, tak dapat dipungkiri lagi bahwa Honda RC212V 2011 telah lebih baik dan stabil saat keluar masuk tikungan. Mari sama-sama kita buktikan siapa yang lebih hebat pada seri-seri MotoGP selanjutnya.

Sumber Foto: MotoGp.com

MotoGP 2011: Yamaha YZR-M1 Motor Paling Stabil

MotoGP 2011 telah digelar pada seri kedua diJerez kemarin. Seperti yang kita ketahui Yamaha YZR-M1 merupakan motor paling stabil saat keluar masuk tikungan. Walaupun powernya tak sekencang Honda RC212V, namun YZR-M1 tetaplah bagus terutama ditikungan. Motor tersebut saat ditikungan, sepertinya stabil sekali dan tak ada goyah sedikitpun saat digunakan Lorenzo melibas tikungan. Yamaha YZR-M1, 60% bermodalkan Chasiss yang flexsibel sedangkan 40% adalah power mesinnya berada pada Rpm menegah keatas dan tak terlalu tinggi seperti power mesin Honda RC212V. Chasiss yang flexsibel membuat pabrikan Yamaha sering menjadi juara konstruktor diMotoGP sejak 3 tahun belakang ini.  Tak diragukan lagi, sekalipun power mesinnya menengah ke atas namun Yamaha YZR-M1 tetap mampu mengimbangi rival-rivalnya hanya dengan bermodalkan chassis yang flexsibel.



Berikut Yamaha YZR-M1 dari Tahun 2007 sampai Tahun 2011:

1.    Yamaha YZR-M1 2007



2.    Yamaha YZR-M1 2008



3.    Yamaha YZR-M1 2009




4.    Yamaha YZR-M1 2010


5.    Yamaha YZR-M1 2011



Nah, bagaimana power Yamaha YZR-M1 menurut anda? Silahkan anda tuangkan ke kolom komentar! Terima kasih......

 
Design by Free Wordpress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Templates