Tampilkan postingan dengan label Honda RC212V. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Honda RC212V. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Mei 2011

Honda RC212V Raja Tikungan Dan Trek Lurus

Honda RC212V-Merupakan motor prototipe 800cc buatan Honda yang di gunakan di Balap MotoGP sejak tahun 2007. Honda melalui Divisinya HRC (Honda Racing Corporation) telah melakukan berbagai macam pengembangan pada Honda RC212V. Dominasi Yamaha YZR-M1 pada kelenturan Chassisnya hingga selalu menjadi Raja di tikungan sepertinya sekarang sudah mulai terpatahkan oleh pengembangan baru dari Honda RC212V. Karena Yamaha YZR-M1 sekarang bukanlah satu-satunya motor yang stabil dan smooth saat keluar masuk tikungan.  Frame dan karet bundar Bridgestone pada Yamaha YZR-M1 sudah tak kuasa menahan gempuran di tikungan ketika Honda RC212V membabat habis tikungan dengan stabil dan lebih halus.




Semua pengembangan Honda RC212V tersebut tak pernah lepas dari para Insinyur-insinyur Honda Racing Corporation di Saitama, Jepang. Hebat, para Insinyur Honda hanya membutuhkan sedikit masukan dari para pembalapnya untuk membuat motor yang tangguh. Hal ini berarti Honda telah lebih mengetahui apa saja yang seharusnya di butuhkan pembalapnya ketika berada di lintasan balap. Tapi bukan berarti Honda tidak membutuhkan masukan dari para pembalapnya. Apa yang membuat Honda RC212V 2011 berbeda dari versi sebelumnya adalah terletak pada Chassis baru dan sistem Transmisi baru. Sekarang Honda sudah bisa membuat motor RC212V lebih stabil dan smooth seperti Yamaha YZR-M1, namun untuk masalah powernya Honda lebih unggul 20 DK dari Yamaha YZR-M1.

Chassis baru pada Honda RC212V lebih lentur ketika di ajak keluar masuk tikungan dan telah cocok dengan pembalap yang berpostur tinggi seperti Marco Simoncelli. Kemudian pada sistem Transmisi baru sepertinya Honda sengaja merancangnya untuk trek lurus dan tikungan, jadi bukan hanya di khususkan untuk trek lurus saja. Maka tak ayal jika YZR-M1 yang di geber Lorenzo tak kuasa menahan gempuran RC212V dari belakang. Saat Lorenzo memaksakan Frame dan Ban Bridgestone pada YZR-M1 di tikungan, sepertinya YZR-M1 terlihat Ngoyo dan seperti menghabiskan kompon  Ban.


Sekarang Dominasi Yamaha YZR-M1 di tikungan sejak tahun 2004 sudah mulai terkalahkan oleh ketangguhan Honda RC212V pengembangan 2011. Seperti yang kita ketahui bahwa Honda RC212V vesi tahun 2007-2010 sangat buruk ketika melibas tikungan, bahkan motor terlihat goyah ketika di paksa melibas tikungan dengan cepat. Namun, sekarang Honda RC212V tidak perlu ngoyo di tikungan. Bahkan, sekarang kebalikannya YZR-M1 yang ngoyo mengejar RC212V di tikungan.

Kamis, 19 Mei 2011

Hasil Uji Coba Kedua Stoner Dengan Honda 1000cc di Jerez

Lagi-lagi Honda menjadi sorotan publik pada saat ini. Sepertinya tahun ini merupakan tahun bagi pabrikan Honda di MotoGP. Kemarin Casey Stoner kembali melakukan uji coba keduanya dengan Prototipe baru Honda 2012  1000cc. Setelah Uji coba pada hari pertama positif yakni yang di lakukan pada hari selasa, maka HRC memutuskan untuk melanjutkan pengujian Prototipe baru Honda 1000cc pada hari Rabu dengan pembalapnya Casey Stoner.


Seperti yang di lansir di situs resminya MotoGP, bahwa sebenarnya rencana awal HRC adalah untuk melakukan tes satu hari dengan Casey Stoner dan satu hari lagi dengan Dani Pedrosa, Namun, karena kejadian di akhir pekan lalu di Le Mans yang membuat cedera pada Dani Pedrosa, maka HRC memutuskan untuk menyelesaikan Uji Coba satu hari lagi dengan Casey Stoner dan Shinichi Itoh dalam rangka untuk menyelesaikan program pengujian Honda 1000cc.

Dengan kondisi Sirkuit Jerez yang berangin dan suhu yang sedikit lebih dingin dari pada Selasa 17 Mei 2011, Casey Stoner membesut Honda 1000cc hingga 25 Lap di Jerez pada pagi hari tanpa mengalami masalah sedikit pun pada Honda 1000cc dan Shinichi Itoh pun mengambil alih Uji Coba Honda 1000cc pada sore harinya. Para Insinyur HRC senang dengan data yang diperoleh karena menunjukkan perkembangan yang positif pada Prototipe baru Honda 1000cc.

Rabu, 18 Mei 2011

Hasil Uji Coba Prototipe Honda 1000cc Dengan Stoner di Jerez

Honda MotoGP, Setelah selesai menyelesaikan balap GP Le Mans dengan hasil yang cukup memuaskan pada hari Minggu, 15 Mei 2011. Kini pabrikan Honda baru saja selesai melakukan uji coba prototipe barunya untuk kompetisi MotoGP 1000cc 2012 di Jerez. Uji coba kedua Prototipe Honda 2012 tersebut di lakukan HRC tepatnya kemarin hari Selasa 17  Mei 2011 di sirkuit Jerez Spanyol dengan pembalapnya Casey Stoner.


Sebelumnya HRC telah menguji coba mesin baru Prototipe 1000cc Honda 2012 tersebut dengan Test Ridenya Kousuke Akiyoshi dan Shinichi Itoh pada bulan April 2011 di sirkuit Suzuka, Jepang. Uji coba awal musim ini akan memberikan umpan balik yang berharga tentang pengembangan prototipe baru dari tahap awal perkembangannya. Kabarnya mesin baru Honda 2012 ini didasarkan pada konsep pengembangan terakhir Honda RC212V 800cc. Pihak HRC pun mulai bekerja pada proyek baru 1000cc tersebut pada akhir tahun 2009, ketika peraturan baru untuk regulasi MotoGP 2012 resmi di keluarkan oleh pihak penyelenggara MotoGP, yakni mesin baru maksimun menggunakan 4 silinder dan berkapasitas 1000cc.



Peraturan lainnya untuk mesin 1000cc tersebut harus tetap menggunakan tangki motor yang berkapasitas 21 liter. Sama halnya dengan motor 800cc MotoGP yang menggunakan tangki berkapasitas 21 Liter. Sebenarnya peraturan tersebut di berlakukan untuk penghematan bahan bakar yang di gunakan mesin baru 1000cc. Namun tentu saja hal itu malah membuat masalah bagi sebagian pabrikan. Untuk mengatasi masalah tersebut, Repsol kirimkan tekhnisi ke Jepang untuk mengembangkan bahan bakar spesifik dan pelumas untuk motor prototipe baru 1000cc. Bahkan, para insinyur di Pusat Teknologi Repsol berfokus pada bahan bakar yang tidak akan hanya menawarkan efisiensi bahan bakar optimal, namun juga memberikan kinerja maksimal terhadap mesin.

Seperti di lansir di situs resminya MotoGP, bahwa setiap produsen sepeda motor yang ikut pada ajang balap MotoGP 2012  memiliki delapan hari pengujian selama satu musim. Beikut pernyataan Casey Stoner dan Shuhei Nakamoto setelah selesai melakukan uji coba mesin baru 1000cc di Jerez Spanyol.




Casey Stoner:

�Semuanya sudah sangat baik, sangat positif, Mesin 1000cc ini sangat bagus. Sungguh menyenangkan, saya menikmati hari pertama karena semua nampaaknya  sudah bekerja sangat baik, jadi tidak ada keluhan.  Kekecewaan terbesar adalah bahwa Dani tidak akan berada di sini untuk menguji prototipe baru karena kehadirannya sangat penting untuk pengembangan motor ini. Saya berharap segera HRC bisa mendapatkan masukan dan juga karena kami membutuhkan data sebanyak mungkin, agar siap dalam kompetisi untuk musim depan. Kami tidak fokus pada apa-apa hari ini, kami hanya mencoba memahami tentang prptotipe baru ini, bagaimana ia bekerja pada rem dan hal-hal lain seperti itu.�

Shuhei Nakamoto:

�Saya pikir kami mengalami hari baik pengujian, mesin bekerja dengan baik seperti yang kami harapkan, tanpa ada isu-isu spesifik Tentu saja, hanya saja hari pertama sehingga kita perlu untuk memperbaiki tapi kita diuji banyak hal dan semuanya ok.. Casey senang dengan mesin yang lebih kuat, juga drivability itu oke dan di sisi sasis kita perlu terus maju. Sayangnya, Dani tidak ada di sini karena akan lebih baik jika mendapatkan masukan dari kedua pembalap tersebut. Komentar Casey sangat mirip dengan yang kami terima dari pengendara tes lainnya, dan tentunya ini sangat baik.�

Sumber Foto: motogp.com

Jumat, 29 April 2011

MotoGP 2011: Honda Melakukan Uji Coba Prototype Baru 1000cc

MotoGP 2011. Honda Pabrikan Sepeda motor asal Jepang yang sedang melakukan pengembangan mesin prototype baru 1000cc untuk musim depan tersebut baru saja melakukan uji coba motor prototype pengembangan 1000cc di Sirkuit, Suzuka, Jepang  pekan lalu. Seperti di beritakan di situs reminya motogp.com. Honda menyelesaikan uji coba mesin barunya di Sirkuit Suzuka pada tanggal 14 dan 15 April 2011. Hal tersebut dilakukan Honda sebagai persiapan untuk menghadapi regulasi baru MotoGP musim 2012. Dimana regulasi baru kelas bergengsi tersebut berubah dari regulasi mesin prototype 800cc menjadi 1000cc. Jadi penasaran nih kayak apa ya mesin baru Honda 1000cc tersebut? Apakah dikembangkan dari Basis mesin RC212V ataukah dari basis mesin motor Honda lainnya?






Prototype baru Honda 1000cc
 Kabar yang beredar bahwa Honda membuat mesin prototype 1000cc tersebut mengambil basis dari Mesin Honda RC45. Namun, saya tidak tau pasti akan hal tersebut benar atau tidaknya. Hanya Honda yang tau dan mungkin saja pihak HRC masih menyembunyikan rahasia mesin baru Honda 1000cc tersebut. 


Kembali ke berita uji coba mesin Honda 1000cc di Suzuka, jepang. Dalam uji coba mesin baru selama dua hari di Sirkuit Suzuka, Jepang tersebut, HRC masih menggunakan pembalap Tester profesional miliknya yakni Kousuke Akiyoshi dan Tadayuki Okada. Dengan dirubahnya regulasi baru yakni kapasitas maksimum mesin prototype baru 2012 menjadi 1000cc. Sebagai persiapan memulai musim depan, pabrikan-pabrikan  yang ikut serta diregulasi baru tersebut sudah bersiap-siap dalam proses pembangunan dan pengembangan baru untuk mesin prototype baru mereka. Pabrikan Ducati misalnya telah menyelesaikan uji coba mesin terbarunyaGP12 pertama kali di sirkuit Jerez, Spanyol pada awal bulan. Sedangkan dari pihak Pabrikan Yamaha menyatakan, bahwa Jorge Lorenzo baru-baru ini mengungkapkan bahwa dia disuruh untuk mencoba versi baru mesin Yamaha YZR-M1 2012 setelah MotoGP seri Mugello pada bulan Juli mendatang.


Kabarnya regulasi baru MotoGP 2012 tersebut meminimalisir penggunaan parts-parts yang berharga mahal. Sehingga bisa menekan dan menghemat biaya setiap Team maupun Pabrikan yang turut serta di regulasi terbaru MotoGP 2012 tersebut. Kabarnya Pihak penyelenggara MotoGP tersebut membuat regulasi baru tersebut agar balap MotoGP bisa lebih meriah dan banyak peserta yang bisa mengikutinya. Seperti WSBK yang banyak sekali peserta pembalap dan team yang mengikuti.

Kamis, 28 April 2011

MotoGP 2011: Honda RC212V 800cc VS Honda RC211V 990cc

Sejak era MotoGP 4 Tak di gelar mulai tahun 2002, banyak sekali pabrikan-pabrikan Sepeda Motor seperti Honda membuat proyek mesin prototype pada tahun sebelumnya. Namun, yang menjadi sorotan publik pada saat itu adalah Honda. Kenapa harus Honda? Karena saat itu pabrikan Honda merupakan Raja yang paling kuat dalam persaingan di MotoGP. Tidak tanggung-tanggung, Honda membuat mesin prototype RC211V sungguh bertenaga dasyat hingga Valentino Rossi menjadi juara dunia berturut-turut selama dua tahun. Namun, sejak tahun 2007 saat Era MotoGP 800cc di gelar, sepertinya Honda kurang kompetitif. Ada apa dengan Honda saat itu? Kenapa mesin prototype RC212V 800cc tidak sekompetitif RC211V 990cc?




Ternyata pokok permasalahannya adalah pada pembalapnya Dani Pedrosa. Seandainya di tahun 2007 Honda membuat RC212V 800cc dalam 2 chassis yang berbeda ukuran, mungkin akan lebih baik bagi para pembalapnya pada saat itu. Ya karena postur tubuh Pedrosa tidak sama dengan pembalap Honda lainnya. 


Sejak MotoGP memasuki Tahun 2011, sepertinya Honda sedang gila-gilaan. Tidak tanggung-tanggung Honda menurunkan 3 pembalap utamanya di Team utama Repsol Honda. Bukan hanya itu, kinerja mesin Honda RC212V sudah lebih baik dari para kompetitor-kompetitornya. 


Seperti di ungkapakan di media massa, bahwa Honda menggunakan transmisi baru pada mesin RC212V hingga membuat mesin tersebut bekerja lebih baik. Saya benar-benar kagum pada Honda. Kenapa kagum? Bayangkan jika kita mengendarai Honda RC212V 2011, kita tidak perlu menurunkan tuas Gas sedikitpun  saat kita memasukkan gigi perseneling. Technologi apa sebenarnya yang digunakan Honda pada mesin RC212V?


Sama halnya dengan Honda RC211V yang mempecundangi lawan-lawannya sebelum kepergian The Doctor dari Team Repsol Honda. Lantas bagaimana jika kedua motor Honda tersebut saling bertarung di lintasan balap? Mana yang lebih baik, Honda RC211V 800cc atau Honda RC212V 990cc? 

Saya yakin dua motor tersebut sama-sama kompetitif jika bertarung di lintasan balap. Sekalipun RC212V berkapasitas cyclinder 800cc, namun jangan di remehkan karena record Top Speed dan Accelaration Honda RC211V 990cc telah dikalahkan dengan adiknya sendiri yakni Honda RC212V 800cc. Mari kita tunggu kabar terbaru dari HRC. Semoga kedua motor tersebut di uji coba bersama di lintasan balap.

Selasa, 05 April 2011

MotoGP 2011: Perbedaan Honda RC212V Dengan Yamaha YZR-M1

Sekilas menengok kebelakang kembali sebelum regulasi MotoGP 800c digelar. Dahulu sebelum MotoGP 800cc digelar, banyak pabrikan yang berusaha berlomba-lomba membuat Prototype 800cc terbaik namun ada juga yang memangkas spek kapasitas Cylinder dari motor prototype spek lama 990cc menjadi spek baru 800cc. Honda dan Yamaha, merupakan dua pabrikan Jepang yang telah bersaing bertahun-tahun dikancah balap MotoGP. Honda dan Yamaha pun juga mempunyai pembalap-pembalap yang tanguh beserta kru mekaniknya diMotoGP.



Berikut Perbedaan saat Honda dan Yamaha menciptakan motor Prototype-nya masing-masing di Regulasi 800cc MotoGP:


1.    Honda RC212V




Dimulai dari Honda. Seperti yang kita ketahui Honda merupakan pabrikan terbesar untuk kendaraan roda dua di dunia mulai motor type bebek sampai type sport. Di MotoGP pun Honda menguasai tender mesin spek balap untuk regulasi Moto2 600cc dan Honda-lah yang menyuplai mesin-mesin balap 600cc tersebut dikelas Moto2. Bahkan sempat terdengar kabar bahwa regulasi GP125 2 Tak akan digantikan dengan regulasi baru 4 Tak 250cc Moto3 yang nantinya mesinnya juga Honda yang menyuplai dengan menggunakan chasis Moriwaki. Terdengar kabar, bahwa mesinnya menggunakang Honda NSF250R. Namun, entah kapan rencana tersebut akan benar-benar di realisasikan oleh pihak penyelenggara MotoGP.




Saat regulasi 800cc dimulai, Honda melalui divisinya HRC (Honda Racing Corporation) membuat motor prototype baru 800cc Honda RC212V dan bukan merupakan hasil pemangkasan Spek dari motor Prototype sebelumnya yakni Honda RC211V yang berkapasitas 990cc. Semuanya dimulai Honda dari awal, mulai dari membangun mesin 800cc Cylinder segaris yang pada saa itu masih dilengkapi dengan katub spring valve. Kemudian pada chasis, Honda pun juga membuatnya dari awal. Chasis yang mungil pada Honda RC212V 2007 memang didesain secara khusus untuk pembalap kesayangan Honda yakni Dani Pedrosa. Sehingga membuat sebagia rider Honda lainnya kewalahan saat mengendarai Honda RC212V, seperti Nicky Hayden karena memang tidak cocok dengan postur tubuhnya yang tinggi.




Honda terus melakukan pengembangan untuk RC212V sampai sekarang. Mulai dari mengembangkan chasis agar cocok dengan semua pembalapnya sampai dengan Transmisi baru pada Honda RC212V 2011 yang membuat RC212V melesat semakin kencang dan cepat dari saingan-saingannya. Pada 2009, Honda RC212V telah meninggalkan katub konvensional Spring Valve dan menggantinya dengan katub Pneumatic Valve yang di nilai oleh pihak HRC lebih baik dari pada katub spring valve. Mugello 2008, Tadayuki Okada menguji katub Pneumatic Valve tersebut dan hasilnya membuktikan telah membuat Honda RC212V lebih kencang dari pada menggunakan katub konvensional sring valve.





Untuk pengembangan chasis, pada akhir musim 2009 Honda juga telah membeli 3 insinyur Yamaha untuk membantu dalam melakukan pengembangan chassis pada motor Honda RC212V. Namun, tak serta merta chasis hasil pengembangan tersebut langsung membuat Honda RC212V stabil saat keluar masuk tikungan. Banyan sekali pembalap Honda yang jatuh saat menguji coba chasis tersebut. Namun, Honda tetap terus melakukan pengembangan chassis hingga membuat Honda RC212V 2011 sekarang lebih stabil dan Smooth saat keluar masuk tikungan. Berkat usaha keras insinyur-insinyur Honda, sekarang Honda RC212V merupakan motor prototype terkencang dan paling Smooth di MotoGP 800cc, namun juga lebih stabil saat keluar masuk tikungan.


2.    Yamha YZR-M1


Berbeda dengan pembuatan Honda RC212V,  Yamaha membuat prototype YZR-M1 800cc merupakan hasil dari pemangkasan spek dari Yamaha YZR-M1 spek 990cc. Jadi pada waktu itu, Yamaha hanya meneruskan pengembangan dari YZR-M1 990cc dan memangkasnya menjadi 800cc. Yamaha YZR-M1 memang tak sekencang Honda RC212V, namun dari kekurangan tersebut Yamaha YZR-M1 justru mempunyai senjata utama yakni chasisnya yang flexsibel saat keluar masuk tikungan. Seingga bisa dibilang motor tersebut sangat stabil untuk melibas tikungan. Power mesin yang sedang dan dipadu dengan chasis yang flexsibel merupaka cirri khas dari motor Yamaha YZR-M1 tersebut.




Semua pengembangan YZR-M1 tersebut tak pernah  lepas dari mantan pembalap Yamaha beserta chief mechanicnya yang mumpuni. Mereka berdua adalah Valentino Rossi dan Jeemy Burges (mantan chief mechanic Honda). Mereka berdualah yang memberikan kontribusi terbesar kepada pabrikan Yamaha terhadap pengembangan YZR-M1. Seperti kita ketahui, Team Yamaha diMotoGP sebelum kedatangan Rossi beserta chief dan kru mekaniknya belum pernah juara sekalipun dikelas MotoGP 4 Tak 990cc. Bahkan Yamaha YZR-M1 versi 2003 hasil pengembangan rider charlos checa sangat buruk saat keluar masuk tikungan.  Saat di Uji coba oleh Valentino Rossi, Yamaha YZR-M1 2003 ternyata tidak stabil powernya ketika keluar masuk tikungan (Silahkan baca di Auto Biografi Valentino Rossi).




Rossi beserta Chief Mekaniknya Jeremy Burgess dan beserta krunya melakukan pengembangan besar-besaran terhadap Yamaha YZR-M1 versi 2003 dan akhirnya jadilah motor dengan power menengah dan stabil ditikungan pada Yamaha YZR-M1 2004. Maka tak heran jika dulu Rossi naik podium juara 1 saat gelaranMotoGP pembukaan disirkui Welkom Afrika Selatan tahun 2004. Semua pengembangan YZR-M1 tak pernah lepas dari mantan pembalap dan chief mekanik Repsol Honda tersebut. Ya, The Doctor dan Jeremy Burges merupaka kombinasi sempurna antara pembalap dengan mekanik. Namun, sekarang Lorenzo dan kru mekaniknya-lah yang menjadi penerus generasi Rossi diYamaha.



Apapun motornya, entah itu Honda RC212V ataupun Yamaha YZR-M1 semuanya tetap tergantung pada pembalapnya. Karena sekencang apapun motor dan se-stabil apapun motor, semuanya tetaplah benda mati. Jadi tanpa pembalap yang bagus, motor-motor tersebut bukanlah apa-apa karena pada kenyataannya manusialah yang harus mengendalikan mesin dan bukan mesin yang mengendalikan manusia. Maka kombinasi yang sempurna antara pembalap dengan motornya sangat diperlukan. Seperti kombinasi Honda RC212V dengan para pembalapnya dan juga kombinasi Yamaha YZR-M1 dengan para pembalapnya pula.

 
Design by Free Wordpress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Templates